Tips Memilih Konsultan ISO 9001:2000 (#2) September 21, 2007
Posted by QMS Guy in : Consultant , trackbackLanjutan dari artikel sebelumnya, kali ini kami akan memberikan tips lainnya.
Tips #2: Jangan hanya menilai biaya jasa konsultasi
You give peanut, you get monkey, in most cases…
Maksudnya tentu saja, apa yang Anda dapatkan sangat tergantung dari kemampuan bayar Anda. Anda bisa saja mendapat satu paket jasa konsultasi senilai 20 Juta Rupiah atau bisa juga 150 Juta Rupiah.
Dalam kondisi ‘persaingan normal’ pun hal seperti ini bisa terjadi. Biaya konsultasi yang tinggi tidak menjamin bahwa yang datang adalah konsultan ‘world-class’, sebaliknya biaya konsultasi yang terkesan ‘murahan’ juga tidak bisa membuat kita mencap bahwa konsultan yang datang bukanlah ‘world class’.
Biasanya, nilai yang relatif rendah diberikan oleh konsultan freelance, ataupun perusahaan konsultasi yang masih sangat kecil. Mereka bisa memberikan harga murah karena tidak adanya biaya operasional yang mereka tanggung.
Berbeda dengan perusahaan besar yang menanggung biaya tim pemasaran, biaya iklan, sewa kantor, bahkan mobil dinas manajemen, biaya liburan perusahaan, THR (wah, sebentar lagi nih!). Perusahaan kecil (dan freelance) hanya membayar diri mereka sendiri, dan kadang satu atau dua staff lainnya.
Dalam menilai beberapa konsultan (dan perusahaan konsultan), Anda harus benar-benar memahami Tips #1 dan #2.
Banyak perusahaan yang “terkecoh” dan memilih harga sebagai patokan.
Kemungkinan buruknya adalah implementasi sistem manajemen mutu Anda akan tertahan lama (pending), Nilai kontrak yang Anda tanda tangani saat itu juga merupakan harga ‘pada saat itu’ yang seharusnya lebih rendah di saat ini (Time Value of Money).
Kemungkinan terburuknya adalah implementasi sistem manajemen mutu Anda berjalan seadanya, dan di banyak kasus malah menjadi BEBAN organisasi Anda.
Aneh bukan? Anda membayar konsultan untuk implementasi sistem yang seharusnya membantu Anda dalam bekerja malah membuat sistem Anda menjadi ribet, birokratis, berujung kepada bertambahnya beban operasional, tingkat stres, bahkan hilangnya pelanggan. Hati-hati, ini sering terjadi.
Kesimpulan, pilihlah konsultan dengan bijak dan jangan berpatokan pada harga saja. Ingat juga Tips #1.
Comments»
no comments yet - be the first?