Dokumentasi? Dokumen? Catatan? October 23, 2007
Posted by admin in : ISO 9001, Documentation , add a commentMungkin Anda masih ingat waktu SMP atau SMA, saat sekolah kita mengadakan kegiatan, dan sering kali ditunjuk beberapa orang sebagai ’seksi dokumentasi’. Apa tugas mereka? Gampang! Motret sana sini. Tujuannya adalah ‘mendokumentasikan’ kegiatan tersebut, sehingga bulan depan kita masih ingat apa yang terjadi, dan juga gambaran situasi pada saat itu.
Dokumentasi dalam ISO 9001:2000 memiliki konsep yang sama. Untuk menunjukkan kepada rekan kerja mengenai apa yang terjadi, bagaimana cara melakukannya, siapa yang melakukannya, dan apa buktinya.
Dokumentasi ini dibagi 2 kelompok besar, yakni dokumentasi PANDUAN bekerja (sering disebut dokumen, atau “document”), dan dokumentasi HASIL bekerja (sering disebut catatan mutu, atau “quality record”). Kedua hal ini harus dikendalikan. Dalam arti, jelas dan bisa dibaca, sudah resmi sebelum digunakan, dipahami seluruh anggota organisasi, dan juga selalu dijaga status update-nya.
Pengendalian ini dibagi 2 klausul, untuk dokumen diatur dalam klausul Pengendalian Dokumen (4.2.3), meliputi SOP, Instruksi Kerja, Form, Petunjuk Teknis, Petunjuk Pelaksanaan. Untuk catatan, diatur dalam klausul Pengendalian Catatan Mutu (4.2.4), meliputi bukti pekerjaan, misalnya absensi training, sertifikat pelatihan, hasil inspeksi, laporan produksi, surat komplain, hasil audit.
Mudah dipahami bukan?
Koordinasi, Kolaborasi, dan Konsentrasi! October 20, 2007
Posted by admin in : Poor but True , add a comment
Inilah akibatnya jika kita kekurangan salah satu dari koordinasi, kolaborasi, ataupun konsentrasi.
Selamat berakhir pekan! Dan, hari Senin nanti pastikan Anda berkoordinasi, berkolaborasi, dan konsentrasi! Cheers!
Kuil Hindu Disertifikasi ISO 9001:2000 October 19, 2007
Posted by admin in : Certification, Customer Satisfaction, ISO 9001, News, Service Quality , add a commentKuil Hindu yang berumur lebih dari seratus tahun (117 tahun tepatnya) di Malaysia mungkin menjadi kuil pertama yang mendapatkan sertifikasi internasional ISO 9001:2000.
Berdasarkan kutipan kantor berita Malaysia “Bernama”, Kuil Sri Sundaraja Perumai di Klang, sedikit di luar Kuala Lumpur, mendapatkan ISO 9001:2000 sertifikasi di bulan November 2006 dengan scope/ruang lingkup : Religious, Cultural and Social Services.
Terlihat dalam gambar Menteri Tenaga Kerja Malaysia S. Samy Vellu (kiri) sebagai perwakilan yang menyerahkan sertifikat ISO 9001:2000 tersebut dan Presiden/Kketua Kuil S. Anandakrishnan.

Menurut Anandakrishnan, selama 3 tahun administrasi di kuil tersebut bekerja keras untuk mendapatkan sertifikasi. Hal ini mereka lakukan dengan mempersingkat dan menstandardisasi pekerjaan harian yang mereka lakukan di kuil.
Pura Sundaraja dikenal dengan sebutan “Thirupati of South East Asia”.
Notes: QMS Guys melakukan research apa yang dimaksud Thirupati, ternyata Thirupati adalah tempat atau kota suci yang terletak di Andra Pradesh India. Yang lebih mengejutkan lagi buat kami ternyata Thirupati merupakan kota suci yang memiliki pengunjung terbesar di dunia, bahkan lebih besar dibandingkan Vatikan atau Jerusalem atau Mekah. Dapat Anda bayangkan?
“Kuil lainnya tidak diwajibkan untuk mengikuti Standard Operating Procedure kami, tapi kami ingin menjadi benchmark, jadi setiap orang mengetahui kami memberikan pelayanan yang berkualitas dalam kepercayaan religius.” kata Anandakrishnan.
Panduan standard disediakan untuk aktivitas-aktivitas seperti pemesanan ruangan pernikahan dan apa yang boleh dilakukan serta yang tidak dibolehkan oleh pendeta hindu ketika melakukan doa.
Di Malaysia penduduk yang menganut agama Hindu mencapai 10% dari populasi.
Sumber: India eNews, Wikipedia
Identifikasi! October 1, 2007
Posted by admin in : ISO 9001 , add a comment
Coba tutup mata Anda dan bayangkan nama Anda tiba-tiba hilang, dan seluruh rekan Anda juga tidak memiliki nama. Kemudian, Anda ingin memanggil Jeanny untuk melakukan sebuah pekerjaan. Ups,… Anda tidak tahu harus memanggil dengan apa, pekerjaan Anda akhirnya juga sulit diselesaikan tepat waktu, dan mungkin suatu kali Anda juga bingung ingin marah ke siapa, karena mereka tidak punya nama.
Nama adalah salah satu bentuk identifikasi yang paling sederhana. Tanpa nama, semuanya bakal jadi kacau. Menariknya identifikasi juga merupakan salah satu persyaratan dalam ISO 9001:2000, tepatnya 7.5.3 “Identifikasi dan Mampu Telusur”.
Organisasi harus mengidentifikasi produk dengan cara yang sesuai di seluruh tahapan realisasi produk. Organisasi harus mengidentifikasi status produk sehubungan dengan persyaratan pemantauan dan pengukuran.
Yang perlu diidentifikasi dalam ISO 9001:2000 adalah: (more…)