Tips: Menyusun Sasaran Mutu (Part-3) November 19, 2007
Posted by admin in : Best Practice, ISO 9001, Sasaran Mutu, Tips , trackbackSasaran mutu menurut ISO 9001 haruslah SMART. Yakni, Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-Bound.
Specific : sasaran mutu haruslah target yang spesifik dan jelas. Misalnya “Waktu per transaksi untuk setor tunai”, lebih jelas dibandingkan dengan “Waktu transaksi”.
Measurable : sasaran mutu haruslah terukur. Misalnya “Waktu per transaksi untuk setor tunai maksimal 3 menit”.
Achievable : target sasaran mutu haruslah sesuatu yang mungkin dan bisa dicapai. Misalnya, jika standar kelas dunia saat ini dengan teknologi perbankan paling mutakhir memungkinkan transaksi setor tunai diselesaikan dalam 2 menit, tentu saja kita tidak menargetkan 30 detik. Kita harus bisa kondisi aktual di organisasi kita, termasuk memahami bahwa mesin produksi kita sudah berusia 10 tahun, atau kompetensi staf kita masih belum sesuai standar.
Relevant : sasaran mutu yang kita tetapkan harus relevan dengan fungsi dari departemen atau orang yang diberikan sebuah target. Jika kita bertanggung jawab di Gudang untuk pengiriman barang, tentu saja target “ketepatan waktu pengiriman” lebih relevan daripada “ketepatan waktu produksi”.
Time Bound : berikan batas waktu kapan sebuah sasaran mutu harus tercapai. Nah, perhatikan juga faktor ‘achievable’ di atas. Cobalah memahami berapa lama waktu yang diberikan untuk bisa dan mungkin mencapai target yang ditetapkan.
Sederhana bukan? SMART!
Comments»
Kalo terminologi “smart” itu sebenarnya berasal dari siapa ya Pak, karena sudah sangat lama dikenal sebelum iso 9001 dikenal. Kemudian, singkatannya kok terdapat perbedaan ya pak, misalnya pada huruf “R” ada referensi yang menyatakan sebagai ‘responsibilities assigned’, atau pada huruf “T” sebagai ‘time scale defined’ atau ‘timely’. Tq Pak!
Tidak pernah diketahui dari siapa pertama kali terminologi ini dipakai, Pak Ucok. Yang pasti, sudah sangat lama, karena tidak dipakai hanya untuk ISO 9001.
Memang, dicari ke referensi manapun di dunia, selalu ada perbedaan. Menurut kami, perbedaan tersebut bukanlah “masalah” sejauh organisasi kita paham poin-poin utama dari SMART tsb.
Relevant dan Responsibilities Assigned memang merupakan hal yang berbeda, tetapi maksud paling dalam dari kedua kata tsb adalah “sesuaikan sasaran dengan orang yang memiliki sasaran tsb”.
Begitupun, untuk T “Time Scale. Timely. Time Bound”, intinya “sasaran harus memiliki batas waktu pencapaian”.
Semoga bermanfaat, Pak Ucok! Very good observation from you!
keren, sangat berguna.
saya kuliah di jur.teknik industri, disana diajarin tentang smart, tapi nggak ada ilustrasi yang sejelas ini.. thx
Thanks untuk compliment-nya, Maya!
Saya minta dikirimkan tentang apa yang sebaiknya dilakukan bila survey yang dilakukan salah dan harus diulang sedangkan waktunya sudah mepet. Saya ditugaskan untuk survey persyarata pelanggan, sudah saya lakukan tetapi ternyata jumlah yang disurvey kurang dari rumusnya. Saya tunggu jawabannya segera.
wah………….kren dh dapet bahan ini..
berguna bgt untuk bahan magang saya: pencapaian sasaran mutu ISO 9001:2000 di instalasi RAwat Jalan RS…XXXXXXXXX
ada yang mau ditanya,, toloooooooooong bgt dijawab:
-bagaimana metode pengukuran sasaran mutu?
-bagaimana melihat kinerja penapaian sasaran mutu?
ok segitu dulu pertanyaanya.. ditunggu jawabanya ya!!!
makasih ya
Mohon diberi penjelasan mengenai :
1. Pengendalian Produk Tidak sesuai
2. Tindakan Koreksi/Perbaikan
3. Tindakan Pencegahan
Apakah Produk tidak sesuai hanya satu-satunya sumber data yang dijadikan sebagai langkah untuk menentukan tindakan koreksi dan pencegahan