jump to navigation

Product vs Process Certification (Part-1) February 4, 2008

Posted by admin in : Certification , trackback

Pernah dengar istilah ini? ”Product certification dan Process Certification”. Banyak teman-teman yang masih salah mengartikan standar ISO 9001:2000 sebagai product certification, bukan process certification. Nah artikel ini akan membahas perbedaan dari dua certification ini.

CE

Product Certification
SNI 01-3553-1996 adalah Standar Nasional Indonesia (product certification) untuk terhadap air minum dalam kemasan. Untuk mendapatkan sertifikat ini produk perusahaan air minum dalam kemasan ini harus di uji secara langsung dalam laboratorium yang mencakup aspek fisik, mikrobiologi, maupun kimia. Standar SNI ini memberikan spesifikasi secara spesifik mengenai batasan aspek fisik, mikrobiologi dan kimia yang harus dipenuhi.

Contoh lain dari Product Certification : Anda pernah memperhatikan baterai handphone Anda? Pastinya disana terdapat logo CE.

CE adalah sertifikasi yang diperlukan untuk beberapa kategori produk, salah satunya adalah produk elektronik yang akan dijual di wilayah EU (European Union) harus sudah mendapat logo CE.

Untuk mendapatkan sertifikat ini produk elektronik harus ditest EMC (Electro Magnetic Compatibility, besarnya energi elektromagnet yang dikeluarkan dari produk yang ditest), EMI (Electro Magnetic Interference, kemampuan dari peralatan kita untuk tetap berjalan normal ketika terkena energi elektromagnet dari peralatan lain), ESD (Electro Static Discharge, tes kemampuan dari peralatan kita untuk bertahan terhadap voltase elektrostatis), Safety (bisa mencakup electrical, mechanical dan fire), Environmental (tes bahwa produk kita tidak mengandung bahan yang berbahaya). CE standars memiliki spesifikasi yang harus dipenuhi untuk masin-masing tes ini.

Jadi kalau kita lihat untuk Product certification fokus utamanya adalah produk akhir yang diuji dengan berbagai macam metode pengujian untuk melihat apakah masuk dalam spesifikasi yang dipersyaratkan.

Apa bedanya dengan process certification? Nantikan artikel hari Rabu ini!

Comments»

1. annie sri cahyani - February 15, 2008

hallo,

kebetulan saya adalah berusaha di bidang kontraktor marka jalan, sehingga saya harus membeli material dari pabrik/produsen yang telah mendapatkan ISO sertifikat.

adapun material yang saya beli adalah
Thermoplastik standart AASHTO M249-77. AASHTO M249-79,
Coldplastic standart BS EN 1871:2000
Glass beads standart AASHTO M247-81

bahan2 untuk pembuatan thermoplastik di pasaran indonesia sudah banyak, sehingga banyak yang membuat sendiri yang “katanya” sesuai dengan standart yang ada.

namun saya kok enggak yakin, karena hasil dilapangan tidak akan bertahan lama. padahal standart diatas diharapkan akan bertahan 3-4 tahun.

dari segi harga sebenarnya apabila home industri ini membuat sesuai standart sebenarnya sama dengan harga dari pabrik yang bersertifikat ISO. untuk 1 pekerjaan saya membutuhkan puluhan ton material.

pertanyaan saya adalah, apakah sebuah produsen yang bersertifikat ISO mempunyai komitment agar membuat produk sesuai standart, dan apa sanksinya.

terima kasih
annie