Product vs Process Certification (Part-2) February 6, 2008
Posted by admin in : Certification , trackbackISO 9001:2000 bukan merupakan product certification karena di dalam standar ini tidak ada spesifikasi yang harus dipenuhi oleh produk atau layanan Anda. Jadi kalau perusahaan air minum ingin mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2000 perusahaan ini tidak akan dapat menemukan standar fisik, standar kimia, dan mikrobiologi yang harus dicapai di standar ISO 9001:2000.
Jika Anda adalah Call Center yang ingin mendapatkan Standar ISO 9001:2000 Anda juga tidak akan mendapatkan standar yang harus dicapai mengenai rate waktu yang diperlukan untuk menerima telpon, loss call. Untuk Hotel yang ingin mendapatkan ISO 9001:2000 Anda juga tidak akan menemukan standar berapa lama waktu yang diperlukan untuk check-in, berapa lama respon dari room service, bagaimana kualitas kamar.
ISO 9001:2000 hanya akan mempersyaratkan aktivitas-aktivitas manajemen yang harus ada di tempat kerja/bisnis kita untuk membantu kita mencapai spesifikasi dari produk atau layanan yang kita ingin capai.
Perusahaan yang ingin mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2000 harus memiliki aktivitas seleksi dan evaluasi supplier yang sistematis, memiliki pengembangan kompetensi yang sistematis untuk SDM-nya, harus memiliki sistem perawatan infrastruktur untuk menjamin infrastruktur yang digunakan untuk penyediaan jasa/produk berjalan baik, harus memiliki sistem penanganan komplain dan tindakan perbaikan terhadap masalah-masalah yang muncul karena kegagalan produk atau jasa yang diberikan pada pelanggan.
Seluruh aktivitas-aktivitas ini adalah kumpulan dari standar aktivitas perusahaan-perusahaan dari seluruh dunia. Standar ini memiliki satu tujuan yaitu bagaimana bisa menciptakan produk/ jasa yang konsisten, bisa mencapai kepuasan pelanggan, mematuhi peraturan yang berlaku dan terjadinya continual improvement di dalam organisasi yang mengimplementasikannya.
Jadi Process Certification lebih fokus pada aktivitas-aktivitas yang dilakukan perusahaan dalam pembuatan produk atau penyediaan jasanya.
Walaupun tidak dapat dihindari bahwa pada saat audit akan dievaluasi secara langsung produk/jasa yang dihasilkan oleh perusahaan namun demikian standar spesifikasi yang harus dipenuhi mengacu pada ketentuan hukum, permintaan customer perusahaan dan juga target spesifikasi dari perusahaan.
Comments»
hallo,
terimakasih sekali penjelasannya cukup memuaskan.
jadi untuk mendapatkan hasil yang sesuai spesifikasi tertentu dalam suatu pekerjaan dalam hal ini MARKA JALAN, RAMBU-RAMBU LALU LINTAS, PAGAR PENGAMAN yang berhubungan dengan keselamatan lalu lintas apakah dalam dokumen lelang/spesifikasi teknis kita boleh menambahkan persyaratan agar material/bahan2 yang digunakan harus diproduksi/dihasilkan oleh pabrik/produsen yang bersertifikat ISO?
Lalu standart ISO yang manakah yang paling pas untuk produk2 diatas, selama ini standart ISO yang dipersyaratkan adalah ISO 9001:2000.
terima kasih
annie
hallo,
sebagai bahan tambahan informasi, selama ini produk2 material marka jalan dsb, adalah merupakan SCOPE dalam sertifikat ISO 9001:2000.
terima kasih
annie
DI koran Surabaya Post tanggal 15 Pebruari 2008 ada berita tentang Perpustakaan Pemkot Malang yang meraih ISO 9001:2000, kalau boleh tahu kriteria yang diperlukan untuk memperoleh ISO tersebut apa saja (dalam lingkup perpustakaan). Terima kasih!
sekarang sudah banyak sekolah yang mendapat sertifikasi ISO. awalnya saya pikir hany untuk sekolah yang bertaraf internasional. namun ternyata banyak sekolah negri yang bisa mendapakannya. kalau boleh bisa kriteria apa saja yang diperlukan untuk memperoleh ISO di sekolah. Apakah hanya mengurusi manajerial dan sistem ? Apakah ada kriteria dalam hal pengadaan fasilitas atupun kualitas lulusan ?
Dear Sally,
Ada badan sendiri di Diknas yang namanya LPMP (Lembaga Pemnjamin Mutu Pendidikan). Rangenya cukup luas, dan sekolah boleh memilih ISO mana atau QA mana yang akaan diikuti.
Sejauh ini, hasil LPMP seluruh Indonesia sangat meyakinkan. Levelnya Provinsi, dan biasanya bekerja sama dengan UPTD Pengembangan Kegiatan Belajar (PKB) Provinsi dalam Update dan Auditnya.
Kalau untuk Jakarta, coba cek lpmpjakarta.web.id
Tanggapan yang sama untuk Tris Saksmono. Datang atau call aja LPMP lokal, tanyakan. Malu bertanya sesat di jalan.
Apakah untuk mendapatkan SNI harus memiliki ISO? trims