6 Prosedur Wajib ISO 9001:2000 August 22, 2008
Posted by admin in : ISO 9001, Documentation , trackback
Ade bertanya mengenai 6 prosedur wajib. Menarik.
Memang di ISO 9001:2000 terdapat 1 statement terkait prosedur-prosedur wajib ini. Biasanya, beberapa klausul yang dimaksud ini menggunakan kalimat ‘…prosedur terdokumentasi…’, yang secara otomatis berarti bahwa organisasi harus memiliki prosedur yang terdokumentasi. Lebih dari sekedar bahwa proses telah berjalan, proses tersebut WAJIB memiliki prosedur kerja yang memang terdokumentasi (baca: tertulis, dalam media seperti SOP dan juga media elektronik yang relevan).
Apa saja ke 6 proses yang harus dilengkapi dengan “prosedur wajib” tersebut?
- Proses pengendalian dokumen
- Proses pengendalian catatan mutu
- Proses audit mutu internal
- Proses pengendalian produk tidak sesuai
- Proses tindakan perbaikan
- Proses tindakan pencegahan
Apakah hanya 6 prosedur yang wajib dimiliki oleh sebuah organisasi? TENTU TIDAK. Di kalimat berikutnya dalam klausul 4.2.1, disebutkan juga bahwa prosedur yang diperlukan oleh organisasi untuk memastikan proses berjalan dengan baik, terutama proses penyediaan barang/jasa kepada pelanggan, harus juga terdokumentasi. Rancu? Seharusnya tidak, jika Anda sudah menyusun Business Process Map yang benar.
Pertanyaan kami kepada Anda semua:
Mengapa persyaratan ISO ini mewajibkan 6 prosedur ini?
Cobalah menjawab, jawaban yang paling akurat, masuk akal, dan menarik akan mendapatkan hadiah khusus dari kami!
Comments»
boleh dong gabung,
kebetulan sy baru saja mengikuti apa itu sistem ISO 9001:2000, ya terus terang karna saya kebetulan bekerja di salah satu perusahaan injection plastick, yang memeng sudah memiliki sertifikasi ISO tersebut.
kalo boleh saya minta tolong..minta contoh untuk prosedur pengiriman.
sebelumnya saya ucapkan terima kasih.
thenx,
Ajudin
karena 6 hal tersebut diperlukan untuk menjaga kualitas dan mampu telusur