Apa itu Manual Mutu/Quality Manual? June 20, 2008
Posted by admin in : ISO 9001, Documentation, Tips , add a commentQuality Manual/Manual Mutu/Pedoman Mutu
Quality Manual adalah kumpulan kebijakan mengenai cara perusahaan menjalankan quality systemnya. Biasanya Quality Manual ini ada satu level di atas SOP. Maksud satu level di atas adalah sama seperti kita di Indonesia yang memiliki UUD yang berada satu level di atas UU. Jadi UUD menjadi bahan referensi untuk menjabarkan kebijakan lebih lanjut di UU. Sama juga dengan Quality Manual, dalam pembuatannya SOP mengacu pada kebijakan yang ada di Quality Manual.
Hasil akhir Quality Manual ini biasanya berupa semacam Buku yang isinya terdiri dari:
1. Scope sertifikasi (akan saya bahas di artikel lain)
2. Company Profile
3. Proses mapping perusahaan (lihat artikel proses mapping)
4. Kebijakan-kebijakan Quality System
5. Referensi kebijakan Quality System ke Prosedur/SOP.
Pada artikel ini saya akan membahas point 4 dan 5 saja. Point 2 saya rasa sudah sangat jelas, point 1 dan 3 akan kita bicarakan lebih lanjut di artikel lainnya.
Point 4
Kebijakan-kebijakan di quality manual ini merupakan jawaban terhadap persyaratan yang ada di pesyaratan Standard ISO 9001:2000. Contoh kutipan pasal 5.6 standard ISO 9001:2000 “Manajemen puncak harus meninjau ulang sistem manajemen mutu organisasi, pada selang waktu yang direncanakan,….”
Nah kalau kita perhatikan persyaratan di standard ISO tidak menceritakan secara spesifik apa yang harus dilakukan, di persyaratan ini hanya dikatakan bahwa review terhadap sistem manajemen mutu harus dilakukan pada selang waktu yang direncanakan. Quality manual justru menjawab kebijakan Quality System kita untuk memenuhi persyaratan ini.
Jadi kebijakan dalam Quality Manual bisa berbunyi “Manajemen puncak melakukan peninjauan ulang sistem manajemen mutu secara berkala minimum 6 bulan sekali.”
Mudah bukan? Jadi langkah pertama dalam membuat kebijakan ini adalah baca persyaratan standard dari ISO 9001:2000 kemudian interpretasikan apa yang diinginkan oleh standard ini dan kemudian terjemahkan menjadi kebijakan yang akan kita lakukan di organisasi kita.
Point 5
Yang dimaksud referensi contohnya:
QM 5.6 Manajemen Review
“Manajemen puncak melakukan peninjauan ulang sistem manajemen mutu secara berkala minimum 6 bulan sekali.”
Referensi : SOP/QMS/001 – Management Review Meeting
Nah sekarang anda sudah mengerti prosesnya, Anda bisa memulai untuk membuat Quality Manual anda!
Develop Great System!,Up Your Quality System!
Link: Surat Konsumen April 12, 2008
Posted by admin in : Customer Satisfaction, Service Quality, Tips , 1 comment so far
Ada situs menarik untuk komplain mengenai produk dan layanan organisasi dan perusahaan di Indonesia, http://suratkonsumen.wordpress.com/
Good start to communicate poor and good quality!
Tips: Menyusun Sasaran Mutu (Part-3) November 19, 2007
Posted by admin in : Best Practice, ISO 9001, Sasaran Mutu, Tips , 4commentsSasaran mutu menurut ISO 9001 haruslah SMART. Yakni, Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-Bound.
Specific : sasaran mutu haruslah target yang spesifik dan jelas. Misalnya “Waktu per transaksi untuk setor tunai”, lebih jelas dibandingkan dengan “Waktu transaksi”.
Measurable : sasaran mutu haruslah terukur. Misalnya “Waktu per transaksi untuk setor tunai maksimal 3 menit”.
Achievable : target sasaran mutu haruslah sesuatu (more…)
Tips: Menyusun Sasaran Mutu (Part-2) November 16, 2007
Posted by admin in : Best Practice, ISO 9001, Sasaran Mutu, Tips , add a commentKemudian, ketiga, well, setelah sekian lama kita bisa jadi paham, bahwa maksud kata ’setinggi langit’ adalah cita-cita kita harus sangat sangat sangat tinggi, dan ternyata tidak mudah mencapainya. Terkadang, malah membuat kita putus asa, karena kita belum bisa mencapai tinggi langit yang dimaksud.
Keempat, kita juga terkadang bingung, (more…)